Siapa yang tak kenal musisi legenda Indonesia, Ahmad Dhani? Ya, Ahmad Dhani ialah pendiri dan pemimpin grup musik Dewa 19 yang merupakan salah satu band paling sukses sepanjang dekade 1990-an dan 2000-an. Ia juga telah mencetak beragam karya yang berhasil mengorbitkan banyak penyanyi dan grup musik. Dhani juga merupakan pendiri dan pimpinan dari Republik Cinta Management.

Pemilik nama asli Dhani Ahmad Prasetyo yang Lahir pada tanggal 26 Mei di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia ini merupakan ayah dari Ahmad Al Ghazali (Al), Ahmad El Jallaludin Rumi (El), dan Abdul Qodir Jaelani (Dul). Dhanin adalah musisi yang banyak menciptakan grup musik, merekrut penyanyi solo dan penulis/pencipta lagu yang handal. Seperti Roman Picisan (Dewa19), Selir Hati (TRIAD), Makhluk Tuhan Paling Sexy (Mulan Jameela), dan masih banyak lagi.

DEWA 19

Grup band ini di dirikan pada tahun 1986 oleh 4  sekawan pada waktu itu, yaitu  Ahmad Dhani, Andra Junaidi, Erwin Prasetya, dan Wawan Juniarso. Bermula Dhani yang menjadi vokalis, lalu di gantikan oleh Ari Lasso yang bertujuan menciptakan genre rock. Pada tahun 1991 Ahmad Dhani hijrah ke Jakarta, album perdana Dewa 19 (1992) sukses besar dengan melejitnya sejumlah hits seperti ”Kangen” dan ”Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi”.

Album ini tercatat sebagai album terlaris 1993 dan Dewa dianugerahi sebagai pendatang baru terbaik. Sukses Dewa 19 berlanjut di album-album berikutnya. Hingga saat ini tak kurang dari sebelas album yang telah dirilis Dhani bersama Dewa, yaitu Dewa 19 (1992), Format Masa Depan (1994), Terbaik Terbaik (1995), Pandawa Lima (1997), The Best Of Dewa 19 (1999), Bintang Lima (2000), Cintailah Cinta (2002), Atas Nama Cinta I & II (2004), Laskar Cinta (2004), Republik Cinta (2006), dan Kerajaan Cinta (2007). Diberi nama DEWA19 adalah karena inisial dari nama masing-masing personel dan waktu itu rata-rata usia personelnya 19 tahun.

Pada tahun 1995, Dewa merilis album bertajuk Terbaik Terbaik.Album ini memiliki konsep musik pop rock yang dikembangkan dengan menambah unsur-unsur jazz, folk, funk dan ballad. Banyak pengamat musik meyakini bahwa inilah album terbaik yang pernah dibuat Dewa 19 yang mengukuhkan mereka sebagai salah satu grup band besar terkreatif di Indonesia.Majalah Rolling Stone edisi Desember 2007, menempatkan album ini di posisi 26 dalam daftar “150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa. Sementara itu, singel pertamanya yang berjudul “Cukup Siti Nurbaya” berada di peringkat 20 dalam daftar “150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa” oleh majalah Rolling Stone edisi Desember 2009.

Selain “Cukup Siti Nurbaya“, album Terbaik Terbaik juga melejitkan singel hit lain seperti “Satu Hati (Kita Semestinya)” dan lagu balada “Cinta ‘Kan Membawamu Kembali“.Album Terbaik Terbaik telah sukses terjual sebanyak 500.000 keping di Indonesia. Sejak album ini pula Dewa 19 mulai menggunakan istilah Baladewa untuk menyebut para penggemar fanatiknya.Album keempat Dewa 19 yang berjudul Pandawa Lima dirilis pada tahun 1997.Pandawa Lima telah sukses terjual lebih dari 800 ribu keping dan mendapat sertifikat 5x Platinum.

Formasi Baru

Setelah sekian lama vakum dari dunia musik Indonesia, akhirnya pada tanggal 30 April 2000, Dewa tampil secara perdana dengan formasi baru: Ahmad Dhani (keyboard), Andra Junaidi (gitar), Once Mekel (vokalis) dan Tyo Nugros (drumer). Karena pada sebelumnya DEWA 19 menghadapi masalah akibat dua personelnya, Ari Lasso dan Erwin Prasetya mengalami ketergantungan berat narkoba. Pada tahun 2000, Dewa merilis album kelimanya bertajuk Bintang Lima. Awalnya banyak yang pesimis dengan formasi Dewa saat itu. Namun ternyata, album Bintang Lima justru meledak di pasaran, bahkan menjadi album tersukses sepanjang karier Dewa. Lagu- lagu nya diantara lain “Roman Picisan”, “Dua Sejoli”, “Risalah hati”, “Separuh Nafas”, “Cemburu” dan “Lagu Cinta”

Melalui album ini, Dewa menyabet tiga penghargaan AMI Awards 2000, yaitu “Penyanyi/Group Terbaik”, “Lagu Terbaik” (“Roman Picisan”) dan “Album Terbaik”.Bintang Lima sukses terjual lebih dari 1,7 juta keping dan merupakan salah satu album terlaris di Indonesia.

Pada tahun 2007 Setelah menggelar tur di Malaysia, Dewa 19 mulai vakum akibat kesibukan masing-masing personel dengan proyek sampingannya mereka masing-masing. Andra Junaidi membentuk grup band Andra & The Backbone pada tahun 2006, bersama Stevie Item dan Dedy Lisan. Album pertama grup ini dirilis pada tahun 2007, dengan melejitkan sejumlah hit seperti “Musnah” dan “Sempurna”.Pada tahun 2007, Ahmad Dhani mulai mengembangkan manajemen Dewa 19 menjadi Republik Cinta Management yang berhasil meluncurkan karier sejumlah penyanyi terkenal seperti Dewi Dewi, Mulan Jameela, dan The Virgin.

Dhani kemudian juga membentuk grup musik The Rock dan menjadi vokalisnya. Vokalis Dewa 19, Once Mekel, juga mengembangkan kariernya sebagai penyanyi solo dengan merekam singel “Ku Cinta Kau Apa Adanya” pada tahun 2007. Pada tahun 2009, Yuke Sampurna menyusul rekan-rekannya dengan membentuk grup band Number One dan The Chemistry. Pada awal tahun 2011, Once akhirnya menyatakan keluar dari posisinya sebagai vokalis Dewa 19 untuk fokus dalam kariernya sebagai penyanyi solo.Pengunduran diri Once tersebut menjadi penyebab utama bubarnya Dewa 19.

Dewa 19 resmi dinyatakan bubar setelah berdiri selama 25 tahun. Namun, hingga saat ini DEWA 19 masih terus “manggung” dalam bentuk band DEWA 19 nostalgia.

Anggota terakhir

Ahmad Dhani – keyboard, vokal tambahan, gitar tambahan (1986–2011)

Andra Ramadhan – gitar utama (1986–2011)

Once Mekel – vokal utama (1999–2011)

Yuke Sampurna – bass (2002–2011)

Agung Yudha – drum (2007–2011)

Mantan anggota

Wawan Juniarso – drum (1986–1988, 1991–1994)

Erwin Prasetya – bass (1986–1999, 2001–2002)

Ari Lasso – vokal utama (1991–1999)

Wong Aksan – drum (1995–1998)

Bimo Sulaksono – drum (1998–1999)

Tyo Nugros – drum (1999–2007)

Album studio

Dewa 19 (1992)

Format Masa Depan (1994)

Terbaik Terbaik (1995)

Pandawa Lima (1997)

Bintang Lima (2000)

Cintailah Cinta (2002)

Laskar Cinta (2004)

Republik Cinta (2006)

Album kompilasi

The Best Of Dewa 19 (1999)

Kerajaan Cinta (2007)

The Greatest Hits Remastered (2013)

The 2000’s Greatest (2016)

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *